2/3/26

Solusi Status Belum Valid, Aturan Jam Mengajar, dan Tips Pencairan TPG

 Info GTK 2026 Solusi Status Belum Valid, Aturan Jam Mengajar, dan Tips Pencairan TPG

Pada Awal semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, laman Info GTK kembali menjadi pusat perhatian guru ASN (PNS maupun PPPK). Validasi data di portal ini bukan sekadar formalitas, melainkan penentu utama pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Namun, fenomena klasik seperti status “Belum Valid” atau jam mengajar yang tidak sesuai masih menghantui banyak pendidik.

1. Mengapa Status Info GTK Masih Invalid?

Tren pencarian populer seperti “penyebab info gtk tidak valid” dan “solusi data BKN tidak match” menunjukkan keresahan guru di seluruh Indonesia. Tahun 2026, sistem validasi semakin ketat karena integrasi penuh antara Dapodik dan database BKN.

Info GTK 2026 Solusi Status Belum Valid, Aturan Jam Mengajar, dan Tips Pencairan TPG

Penyebab utama invalid:

  • Defisit Jam Tatap Muka (JTM): Syarat minimal 24 jam gagal terpenuhi karena jumlah rombel tidak sesuai standar atau jam di sekolah induk belum sinkron.
  • Anomali Data Kepegawaian: Ketidakcocokan NIP, pangkat/golongan, atau riwayat gaji berkala. Data di Dapodik harus identik dengan data BKN
  • Kesalahan Input JJM: Operator sekolah salah memetakan jam pembelajaran sehingga linearitas guru terbaca nol.

2. Strategi Pemenuhan Jam: Memaksimalkan P5

Implementasi Kurikulum Merdeka di 2026 mengubah cara perhitungan beban kerja. Guru tidak hanya mengandalkan jam intrakurikuler, tetapi juga Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Rumus validasi jam mengajar:

Total Jam Diakui = JamIntrakurikuler + Jam Kokurikuler (P5)

Alokasi jam P5 berkisar 20–30% dari total JP.

Pastikan operator sekolah menginput nama guru sebagai fasilitator projek di Dapodik agar jam mengajar tercatat penuh 24 jam.

3. Tugas Tambahan: Solusi Legal Pemenuhan Beban Kerja

Jika jam tatap muka masih kurang, tugas tambahan bisa menjadi solusi. Sesuai Permendikbudristek Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, ekuivalensi jam diakui sebagai berikut:

Tugas Tambahan                                                                 Ekuivalensi Jam

Wakil Kepala Sekolah, Kepala Lab, Kepala Perpustakaan : 12 jam

Wali Kelas                                                                         : 2 jam

Catatan penting: Pembina ekstrakurikuler (Pramuka, olahraga, seni) tidak otomatis menambah jam sertifikasi. Jangan salah input jam P5 ke slot ekstrakurikuler, karena sistem tidak akan menghitungnya.

4. Langkah Taktis Percepatan SKTP 2026

Agar SKTP segera terbit dan TPG cair tepat waktu, guru ASN disarankan melakukan langkah berikut:

  • Cek Berkala: Pantau status Info GTK setiap minggu setelah sinkronisasi Dapodik.
  • Cek NUPTK: Pastikan NUPTK aktif dan tidak ganda.
  • Komunikasi Proaktif: Jika muncul tanda silang merah pada rincian jam, segera koordinasi dengan operator sekolah untuk perbaikan.
  • Verifikasi Linieritas: Pastikan mata pelajaran sesuai dengan sertifikat pendidik.

Berdasarkan kondisinyata yang terhjadi saat ini maka guru lebih pro aktif melakukan pengecekan data secara mandiri pada vervalptk. Validasi Info GTK bukan sekadar administrasi, melainkan kunci kesejahteraan. Dengan memahami aturan jam mengajar, memanfaatkan P5, serta menginput tugas tambahan sesuai regulasi, status valid dapat segera tercapai. Disamping itu ketelitian operator dalam melakukan entri data Dapodik adalah penentu utama pencairan TPG triwulan pertama 2026.

No comments:

Post a Comment

Bagai mana menurut anda informasi yang disajikan oleh penulis kepada anda ?