Deskripsi Umum Modul Ajar. Modul ajar ini dirancang untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 5 (Fase C) dengan tema utama "Menjadi Warga Dunia Digital yang Cerdas dan Santun". Disusun oleh Atharuddin, S.Sos., S.Pd. untuk SD Negeri 3 Lenek Baru, modul ini dialokasikan untuk 5 kali pertemuan. Fokus utama pembelajaran adalah membekali siswa dengan literasi informasi dan etika berkomunikasi di era digital, dipadukan dengan keterampilan membaca, memirsa, menulis, dan berbicara. Modul ini menggunakan pendekatan Deep Learning dengan siklus inkuiri (Stimulasi - Eksplorasi - Elaborasi - Konfirmasi).
Poin-Poin Kunci Pembelajaran. Pemahaman Bermakna: Siswa diajak memahami bahwa menjadi warga digital berarti harus mampu menyaring informasi (membedakan fakta dan opini) serta tetap berkomunikasi dengan santun meski tidak bertatap muka.
Keterampilan Kebahasaan yang Disasar:
Memahami dan menggunakan singkatan serta akronim.
Bernalar kritis dalam membedakan fakta dan opini (khususnya pada teks iklan dan berita).
Menulis surat elektronik (surel/email) dengan struktur yang benar dan bahasa yang santun.
Melakukan riset menggunakan kata kunci di mesin pencari, lalu menyusunnya menjadi teks eksplanasi.
Alur Kegiatan Pembelajaran (5 Pertemuan)
Pertemuan 1: Jejak Digital dan Bahasa Kita
Siswa membedakan penggunaan singkatan dan akronim, serta berdiskusi mengenai kapan bahasa gaul (informal) dan bahasa baku boleh digunakan dalam komunikasi digital.
Pertemuan 2: Detektif Informasi (Fakta vs Opini)
Siswa dilatih menjadi konsumen informasi yang kritis dengan membedah kalimat fakta dan opini pada iklan cetak maupun judul berita di internet (mengenali clickbait).
Pertemuan 3: Etika Warga Dunia (Menulis Surel)
Siswa mempelajari etika mengirim pesan secara daring dan mempraktikkan cara menulis surel yang sopan, terstruktur, dan memuat informasi hasil riset sederhana.
Pertemuan 4: Ilmuwan Cilik (Teks Eksplanasi)
Siswa belajar merumuskan kata kunci yang tepat untuk mencari informasi di Google, kemudian menggunakannya untuk menyusun kerangka teks eksplanasi tentang suatu fenomena.
Pertemuan 5: Pameran Karya & Refleksi
Siswa mempresentasikan teks eksplanasi mereka, saling memberikan umpan balik positif ("2 Bintang 1 Harapan"), dan melakukan refleksi atas apa yang telah dipelajari selama bab ini.
Sistem Penilaian (Asesmen) & Diferensiasi
Asesmen Formatif (Proses): Observasi saat siswa berdiskusi dan kelengkapan jurnal membaca/riset mereka. Asesmen Sumatif (Produk): Menggunakan rubrik penilaian untuk mengevaluasi hasil tulisan surel (etika dan struktur) dan teks eksplanasi (keakuratan fakta dan struktur).
Pembelajaran Berdiferensiasi: Guru memfasilitasi perbedaan kemampuan siswa. Siswa yang butuh bimbingan diberi format kalimat rumpang, sedangkan siswa mahir diberi tantangan untuk mengubah teks eksplanasi menjadi infografis digital (seperti menggunakan Canva).
Secara keseluruhan, modul ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini, menjembatani keterampilan berbahasa konvensional dengan kecakapan literasi digital abad ke-21.
INDONESIA FASE C (KELAS 5)
Nama Penyusun: Atharuddin, S.Sos.,S.Pd
Instansi/Sekolah : SD Negeri 3 Lenek Baru
Fase / Kelas : C / V-A
Alokasi Waktu : 5 Pertemuan (15 X 35 Menit)
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) FASE C
Pada akhir Fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang beragam.
Elemen & Capaian Spesifik yang Disasar di Bab Ini:
1. Membaca dan Memirsa:
o Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta dan prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian serta nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif (teks eksplanasi dan iklan).
o Mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf (termasuk akronim/singkatan) dengan fasih.
2. Menulis:
o Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi.
o Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan (termasuk penulisan surel) untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya.
3. Berbicara dan Mempresentasikan:
o Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan meyakinkan mitra tutur (presentasi hasil riset) sesuai kaidah dan konteks.
B. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
1. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menggunakan singkatan serta akronim dengan benar dalam konteks komunikasi digital.
2. Peserta didik mampu membedakan informasi berupa fakta dan opini dalam teks iklan dan kehidupan sehari-hari secara kritis.
3. Peserta didik mampu mempraktikkan etika komunikasi daring melalui penulisan surat elektronik (surel) yang santun.
4. Peserta didik mampu melakukan riset informasi menggunakan kata kunci yang tepat di mesin pencari dan menyajikannya kembali dalam bentuk teks eksplanasi.
Pemahaman Bermakna (Deep Understanding):
"Menjadi warga dunia digital berarti memiliki kemampuan menyaring informasi (mana yang fakta, mana yang opini) dan mampu berkomunikasi dengan santun meskipun tidak bertatap muka."
C. RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN (DEEP LEARNING)
Modul ini menggunakan alur Merdeka atau siklus Inquiry (Stimulasi - Eksplorasi - Elaborasi - Konfirmasi) untuk mencapai kedalaman pemahaman.
PERTEMUAN 1: Jejak Digital dan Bahasa Kita
Fokus: Membaca (Singkatan & Akronim) & Refleksi Pengalaman Daring.
• Pertanyaan Pemantik: "Mengapa saat chatting kita sering menyingkat kata?
Apakah semua orang paham singkatan kita?"
• Aktivitas Pembelajaran:
1. Stimulasi: Guru menunjukkan tangkapan layar percakapan chat yang penuh singkatan tidak baku. Siswa diminta menebak artinya.
2. Eksplorasi: Siswa membaca teks "Pengalaman Belajar Daring" (Buku Siswa).
3. Analisis:
Siswa membeduru Singkatan (contoh: dll, hlm, a.n.) dan Akronim (contoh: daring, ponsel, pemilu).
Deep Thinking: Diskusi "Kapan singkatan boleh dipakai (situasi informal) dan kapan tidak boleh (situasi resmi/surat dinas)?"
4. Kreasi: Siswa membuat "Kamus Gaul vs Kamus Baku" di buku tulis mereka.
PERTEMUAN 2: Detektif Informasi (Fakta vs Opini)
Fokus: Bernalar Kritis (Literasi Informasi).
• Pertanyaan Pemantik: "Jika iklan bilang 'Kecap Nomor 1 di Dunia', apakah itu fakta?"
• Aktivitas Pembelajaran:
1. Konsep Kunci: Guru menjelaskan perbedaan Fakta (dapat dibuktikan, objektif) dan Opini (pendapat, subjektif, relatif).
2. Bedah Iklan:
Siswa mengamati contoh iklan di buku/media cetak.
Tugas Kelompok: Pisahkan kalimat fakta (misal: "Mengandung Vitamin C") dan opini (misal: "Rasanya paling segar").
3. Tantangan Nyata (Real World Connection): Guru memberikan 3 judul berita dari internet (2 clickbait/opini, 1 fakta). Siswa berdiskusi mana yang layak dipercaya.
PERTEMUAN 3: Etika Warga Dunia (Menulis Surel)
Fokus: Menulis & Norma Sosial Budaya.
• Pertanyaan Pemantik: "Apa bedanya mengirim surat lewat pos dengan mengirim email? Mengapa kita harus tetap sopan di internet?"
• Aktivitas Pembelajaran:
1. Bedah Teks: Membaca contoh surel Devi dan Ika di Buku Siswa.
2. Simulasi Riset:
Siswa membayangkan akan menerima tamu dari luar kota.
Siswa harus mencari informasi (riset kecil) tentang satu tempat wisata atau makanan khas daerahnya untuk direkomendasikan.
3. Praktik Menulis: Siswa menulis balasan surel kepada teman imajiner tersebut.
Kriteria: Ada Subjek jelas, Salam Pembuka, Isi (memuat fakta hasil riset), dan Salam Penutup.
PERTEMUAN 4: Ilmuwan Cilik (Teks Eksplanasi)
Fokus: Riset, Membaca, & Menulis Teks Informatif.
• Pertanyaan Pemantik: "Bagaimana cara kerja mesin pencari (Google)?
Bagaimana kita tahu informasi itu benar?"
• Aktivitas Pembelajaran:
1. Strategi Kata Kunci: Latihan menentukan kata kunci. Contoh: Ingin tahu "cara menanam cabai", kata kunci apa yang efektif?
2. Proyek Eksplanasi:
Siswa memilih satu topik fenomena (misal: "Mengapa terjadi pelangi?" atau "Sejarah Internet").
Siswa mencari informasi dari buku/sumber yang disediakan guru.
3. Drafting: Menyusun kerangka teks eksplanasi:
Judul
Pernyataan Umum (Apa itu?)
Deretan Penjelas (Mengapa/Bagaimana bisa terjadi?)
Simpulan
PERTEMUAN 5: Pameran Karya & Refleksi
Fokus: Berbicara & Mempresentasikan.
• Aktivitas Pembelajaran:
1. Presentasi
Siswa membacakan atau mempresentasikan teks eksplanasi yang dibuatnya.
2. Umpan Balik Teman
Teman lain memberikan masukan dengan metode "2 Bintang 1 Harapan" (2 pujian, 1 saran).
3. Refleksi Akhir Bab
Mengisi tabel "Refleksi Pembelajaran" (Apa yang sudah saya pahami tentang menjadi warga dunia?).
D. ASESMEN (PENILAIAN).
1. Asesmen Formatif (Proses)
• Ceklis Observasi Diskusi: Mengamati kemampuan siswa berargumentasi saat membedakan fakta/opini.
• Jurnal Membaca: Kelengkapan catatan riset siswa.
2. Asesmen Sumatif (Produk & Unjuk Kerja)
• Rubrik Menulis Surel:
o Mahir: Struktur lengkap, bahasa santun, isi relevan dengan hasil riset.
o Cakap: Struktur lengkap, bahasa santun, namun isi kurang detail.
o Layak: Struktur ada yang hilang, bahasa kurang formal.
• Rubrik Teks Eksplanasi:
o Ketepatan struktur (Pernyataan umum, penjelas, simpulan).
o Kejelasan informasi (Fakta yang disajikan akurat).
3. Tindak Lanjut (Diferensiasi)
• Siswa Butuh Bimbingan: Diberikan template kalimat rumpang untuk membantu menyusun surel atau teks eksplanasi.
• Siswa Mahir: Ditantang untuk membuat infografis digital sederhana dari teks eksplanasi mereka (menggunakan Canva/PowerPoint jika fasilitas tersedia).
Lampiran Bahan Ajar:
• Daftar Kata Kunci & Akronim (Buku Siswa Bab 5).
• Potongan Iklan Majalah/Koran untuk analisis Fakta vs Opini.
• Format Kerangka Teks Eksplanasi.

0 Komentar
Bagai mana menurut anda informasi yang disajikan oleh penulis kepada anda ?